Urutan ke-3Tempat Pentahbisan

Berlokasi Di Wat Song Phi Nong (Vihara Kerajaan) Kecamatan Song Phi Nong Propinsi Suphanburi.
Acara Penyambutan Dhammayatra dalam Program Dhammayatra sebagai Persembahan Puja Bakti kepada Guru Agung Phramongkolthepmuni (Sodh Candasaro) Sang Penakluk Mara di 7 Monumen Bersejarah Tahun ke-12 Pada Tanggal 11 Januari 2024 Di Monumen Bersejarah ke-3 Tempat Pentahbisan Di Wat Song Phi Nong Propinsi Suphanburi.

• Wat Song Phi Nong Vihara Kerajaan

Tempat Pentahbisan

Bulan Juli Tahun 1906 Upasampada Di Wat Song Phi Nong Daerah Song Phi Nong Propinsi Suphanburi
Phra Upajjhaya (Guru Pembimbing) Phra Kru Vinayanunyok (Niang Indachoto) Bertugas Sebagai Kammavacariya (pembaca peraturan pentahbisan)
Nama Kebhikkhuan Beliau adalah Bhikkhu “Candasaro”
Wat Song Phi Nong adalah Vihara kuno yang sudah ada sejak jaman Ayutthaya, diperkirakan dibangun pada tahun 1669. Yang Mulia Phramongkolthepmuni (Sodh Candasaro) Luangpu Wat Paknam Basicaroen ditahbiskan pada bulan Juli 1906 saat Beliau berusia 22 tahun Upacara pentahbisan (sima) Wat Song Phi Nong Propinsi Suphanburi. Beliau menerima nama kebhikkhuan “Candasaro”, Phra Acariya Dee dari Wat Pratu San Kecamatan Muang Propinsi Suphanburi bertindak sebagai Upajjhaya ( Guru Pembimbing).
Setelah Pentahbisan Yang Mulia LuangPu menghabiskan satu masa vassa (musim hujan) di Wat Song Phi Nong kemudian Beliau pindah untuk menjalani masa vassa di Wat Phra Chetupon Vimolmangklarararm Rajvaramahawiharn atau Wat Pho di Bangkok untuk mempelajari Buddha Dhamma (Pariyatti Dhamma).

• Pentingnya Monumen Bersejarah di Wat Song Phi Nong

    Monumen Wat Song Phi Nong yang terletak di Propinsi Suphanburi ini memiliki arti yang sangat penting, ketika Yang Mulia Luangpu membulatkan tekadnya pada usia 19 tahun sewaktu beliau berlayar melewati Sungai Bang Nang Taen Beliau bertekad untuk mentahbiskan diri menjadi Bhikkhu seumur hidupnya.

Para Mara menggunakan segala kekuatan dan kemampuan mereka untuk mencegah Beliau dalam pentahbisannya tapi Yang Mulia Luangpu memiliki kebajikan yang sangat besar sehingga para Mara tidak dapat menghalanginya. Beliau berhasil melewati semua hal-hal duniawi dan lima kesenangan inderawi hingga sampai Beliau berhasil ditahbiskan menjadi Bhikkhu.

Oleh karena itu Monumen Bersejarah di Wat Song Phi Nong adalah kelahiran baru Beliau sebagai seorang Bhikkhu Hal ini merupakan adalah hal yang sangat mulia dimana Yang Mulia Luang Pu telah mengalami kelahiran baru sebagai Bhikkhu, Beliau juga mengalami kelahiran baru yaitu pencapaian Dhammakaya setelah itu Beliau menyebarkan Ajaran Dhammakaya dan melatih meditasi mencari cara untuk menaklukkan Mara, sampai akhirnya dapat membawa ke titik dimana Ajaran Dhammakaya telah menyebar ke seluruh dunia melalui Wat Phra Dhammakaya.

Beliau menjaga kebhikkuannya seumur hidupnya, oleh karena itu Monumen bersejarah ini memiliki arti yang sangat penting yaitu sebagai ungkapan rasa terima kasih dan penghormatan kepada Sang Penakluk Mara bukanlah hal yang biasa. Ketenaran akan kebaikan dari seseorang yang berbakti akan tersebar ke ratusan ribu koti alam semesta.

Oleh karena itu kita harus selalu mengingat tentang Beliau karena Beliau selalu menempatkan kita dihati Beliau, Baik para Bhikkhu maupun para umat akan memperoleh buah paramita bersama-sama. Yang Mulia Luang Pu memiliki paramita yang sangat besar untuk menaklukkan Mara.
Kita melakukan hal ini untuk menunjukkan rasa bakti, melestarikan Buddha Dhamma serta untuk mengembangkan paramita kita, jadi jika kita tidak memiliki semangat, hidup kita akan sia-sia. Mulai hari ini dan seterusnya kita harus bergembira, janganlah menunggu sampai hari terakhir, berbahagialah di setiap langkah karena orang yang bijak tahu cara mencari dan menciptakan kebajikan setiap hari yaitu dengan berpikir baik berkata baik dan berbuat baik maka hati kita akan selalu berbahagia ceria dan bersukacita dalam kebajikan.

Kesempatan kita untuk bersama-sama mendirikan Monumen Bersejarah Phramongkolthepmuni (Sodh Candasaro) melalui perjalanan spiritual dalam misi menaklukkan Mara ini menunjukkan bahwa,” Kita adalah orang-orang yang memiliki banyak pahala.” Dan meskipun “Para Bhikkhu Dhammayatara belum lama ditahbiskan, tapi mereka sangat bersungguh-sungguh menjalankan kehidupan suci seperti ini tidak tersedia sepanjang tahun, program ini hanya terjadi setahun sekali. Jadi oleh sebab itulah setiap orang memiliki pahala yang besar, memiliki kesempatan untuk membantu melaksanakan perjalanan spiritual dalam misi untuk menaklukkan Mara ini sampai berhasil.

Di era ini lebih dari 7 milyar orang di dunia, hanya kita saja yang ada disini hal ini bukanlah hal biasa yang terpenting adalah kehadiran Sang Penakluk Mara ini bukanlah hal yang mudah dan perjalanan spiritual dalam misi menaklukkan Mara juga tidak mudah terwujud seluruh hidup Beliau ditujukan hanya untuk menaklukkan Mara.

Oleh karena itu kita harus mengingat betapa sulitnya hal ini maka kita akan melihat nilainya dan seharusnya kita bersukacita karena sebelum Yang Mulia Luang Pu bisa melewati rintangan untuk terlahir dan ditahbiskan Paramita yang Beliau miliki sudah tentu luarbiasa jadi buah pahala ini sangatlah penting!

Ajaran Yang Mulia Luangphor Dhammajayo

• Video tentang Monumen Bersejarah

•Meditasi Bersama Dan foto Bersama Para Bhikkhu Dhammayatra

Bhikkhu Dhammayatra melakukan meditasi bersama dan foto bersama dalam program Dhammayatra sebagai Persembahan Puja Bakti kepada Guru Agung Phramongkolthepmuni (Sodh Candasaro) Sang Penakluk Mara di ke-7 Lokasi Monumen Bersejarah Tahun ke-12 Tanggal 12 Januari 2024 Berlokasi di Wat Song Phi Nong Propinsi Suphanburi.

• Upacara Penyalaan Lentera Persembahan Puja bakti kepada Sang Buddha

Upacara Penyalaan Lentera sebagai puja bakti kepada Sang Buddha dan kepada Guru Agung Phra Mongkolthepmuni (Sodh Candasaro) dalam Program Dhammayatra sebagai wujud persembahan Puja Bakti kepada Guru Agung Phramongkolthepmuni (Sodh Candasaro) Sang Penakluk Mara di ke-7 Monumen Bersejarah Tahun ke-12 Tanggal 14 Januari 2024 Di Wat Song Phi Nong Propinsi Suphanburi.

• Acara Pindapata Bhikkhu Dhammayatra

Acara Pindapata Bhikkhu Dhammayatra Berlokasi Di Wat Song Phi Nong Propinsi Suphanburi Tanggal 15 Januari 2024.