
Phramongkolthepmuni

Phramongkolthepmuni
Urutan ke-4Tempat Pencapaian Dhammakaya
Berlokasi di Wat Bot Bon Kecamatan Bang Khu Wieng Kabupaten Bang Kruai Propinsi Nonthaburi.
Acara Penyambutan Bhikkhu Dhammayatra dalam Program Perjalanan Suci sebagai Persembahan Puja Bakti kepada Guru Agung Phramongkolthepmuni (Sodh Candasaro) Sang Penakluk Mara di 7 Monumen Bersejarah Tahun ke-12 Tanggal 15 Januari 2024 Berlokasi Di Monumen Bersejarah urutan ke-4 Tempat Pentahbisan Di Wat Bot Bon Propinsi Nonthaburi.

• Wat Bot Bon
Tempat Pencapaian Dhammakaya
Di masa vassa ke-12 tahun Buddhis tahun 2460 Pertengahan masa vassa Bulan
Purnama ke-15 bulan ke-10 Beliau melakukan meditasi di Uposatha Dengan tekad
yang kuat Beliau bermeditasi hingga akhirnya mencapai Dhammakaya di Wat Bot Bon Kabupaten Bang Kruai Propinsi Nanthaburi.
Di masa vassa ke-11 Yang Mulia Phramongkolthepmuni (Sodh Candasaro) Luang Pu Wat Paknam Basicaroen, Beliau meditasi selama masa vassa di Wat Bot Bon.
Dimalam bulan purnama ke-15, bulan 10, tahun 1917 ( 2460 BE), beliau membulatkan tekadnya untuk bermeditasi sejak pagi hari. Beliau berpikir, “Saya sudah menjalani kehidupan kebhikkhuan ini selama 12 vassa, tapi saya belum mencapai pengetahuan Dhamma dari Sang Buddha, meski saya tidak pernah berhenti belajar baik dalam teori dan prakteknya, sekarang sudah waktunya saya harus berusaha lebih keras untuk menemukan kebenaran sejati dalam Buddha Dhamma.” Di malam yang sama Yang Mulia Luangpu akhirnya melihat titik cahaya pertama atau bola Dhamma.
Setelah mencapai penglihatan ini, beliau memahami bahwa,”Dhamma ini sangat mendalam dan sulit dicapai oleh manusia, dimana untuk mencapainya itu, ingatan penglihatan pikiran dan kesadaran harus berhenti pada satu titik yang sama ketika berhenti, maka pikiran akan menjadi jernih, setelah jernih maka akan ada penglihatan, jika pikiran tidak jernih tidak akan ada penglihatan atau pencerahan dan inilah kebenaran sejati, kebenaran yang sejati harus berada di titik ini jika titiknya tidak tepat maka kita tidak akan mampu melihatnya.”
• Pentingnya monumen Wat Bot Bon Kecamatan Bangkuwieng
Uposathagara di Wat Bot Bon kecamatan bangkuwieng propinsi Nonthaburi ini adalah tempat Yang Mulia LuangPu mencapai Dhammakaya melalui pengorbanan hidup Beliau dengan berprinsip,” Lebih baik mati jika tidak mencapainya, tetap hening dan diam.” hingga akhirnya Beliau mencapai Dhammakaya di dalam diri Beliau. Beliau juga menemukan bahwa Phra Dhammakaya yang ada dalam diri setiap orang, setelah itu Beliau membawa Pencerahan kepada dunia. Yang Mulia LuangPu adalah seseorang yang membuka dunia ini dengan Cahaya Triratna.
Yang Mulia LuangPu telah membantu menutup pintu menuju penderitaan dan membuka jalan menuju surga serta Nibbana untuk kita, oleh karena itu hari ini kita bersungguh-sungguh dalam bermeditasi dan mempersembahkan penghormatan khusus agar hal ini menjadi jalan menuju kebajikan besar dalam hidup kita.
Memberikan penghormatan tertinggi kepada seseorang yang patut dipuja tidak hanya menunjukan kepada dunia betapa,”pentingnya beliau bagi dunia ini.” Dimasa depan jika umat manusia di dunia ini mempelajari sejarah perjalanan spiritual Yang Mulia LuangPu dengan mengikuti jejak Sang Guru Agung, mereka terinspirasi untuk mengembangkan kebajikan dan berlatih meditasi untuk menemukan Dhammakaya dalam diri mereka. Kehidupan mereka akan berubah menjadi lebih baik dan menemukan kebahagiaan sejati Misi untuk menyebarkan kedamaian sejati akan terus berlanjut, ajaran suci Sang Buddha dan pengetahuan tentang Dhammakaya akan diteruskan dari generasi ke generasi. Kita akan mendapatkan pahala dengan membantu dunia untuk mengenal dan menemukan perlindungan mulia ini.
Yang Mulia LuangPu adalah orang yang menunjukkan jalan menuju perlindungan mulia Dhammakaya yang ada dalam diri kita masing-masing. Oleh karena itulah Beliau sangat berjasa bagi kita dan seluruh dunia. Seseorang yang memberikan perlindungan dan tempat untuk berlindung dianggap sebagai, “orang yang patut dihormati.”
Hari ini kita berkumpul untuk mengenang jasa Beliau dan bersama-sama menciptakan sejarah hidup yang indah. Apa yang kita tunjukan kepada Beliau hanyalah hal kecil dibandingkan dengan kebajikan dan keistimewaan Beliau yang begitu besar. Namun yang terpenting adalah kita harus mengikuti jejak Beliau dengan bermeditsi untuk mencapai Dhammakaya yang ada dalam diri kita. Inilah yang disebut ,” Penghormatan sejati melalui prakteknya.”
Ingatlah selalu Yang Mulia LuangPu Sang Penakluk Mara untuk menjernihkan hati kita, ingatlah Beliau dengan penuh rasa hormat dengan sepenuh hati kita atas tekad bulatnya ketika Beliau mengorbankan hidupnya di Uposathagara Wat Bot Bon dimasa vassa ke-12, Beliau bertekad bahwa,”Jika tidak mencapainya, aku rela mati, aku akan tetap hening dan diam, meski darah dan dagingku mengering, aku akan tetap bermeditasi.”
- Oleh sebab itulah kita semua sangatlah beruntung bisa datang ke tempat dimana Beliau mencapai Pencerahan. Kita harus berlatih untuk mncapai pencerahan seperti Beliau kita harus berlatih untuk mencapai pencerahan seperti Beliau. Inilah penghormatan melalui praktek yang sangat sesuai dengan keinginan Beliau, Buah pahala yang akan muncul sangatlah besar jadi tetaplah diam dan tenang.
Ajaran Yang Mulia Luang Phor Dhammajayo